Ormas ARIBP bakal kembali gelar aksi bela Palestina
Sejumlah organisasi masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina bakal kembali menggelar aksi unjuk rasa untuk mendukung kemerdekaan Palestina, pada Minggu (9/6).
Elshinta.com - Sejumlah organisasi masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina bakal kembali menggelar aksi unjuk rasa untuk mendukung kemerdekaan Palestina, pada Minggu (9/6).
Ketua Steering Committee (SC) Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina Din Syamsuddin, berharap dengan adanya rencana aksi akbar tersebut pemerintah dan aparat keamanan memberikan izin agar nantinya dapat terlaksana dengan baik.
"Kita berharap pemerintah dan aparat keamanan mengizinkan dan atau tidak menyusahkan agar kemudian aksi besar ini bisa terlaksana," ujar Din Syamsuddin saat menggelar konfrensi pers Aksi Solidaritas Rakyat Bela Palestina, di kawasan Jakarta Timur, Rabu (5/6).
Eks Ketum PP Muhammadiyah itu menerangkan, bila pemerintah dan aparat keamanan mengizinkan aksi bela Palestina tersebut, maka akan menguatkan posisi Indonesia dalam diplomatik luar negeri.
Apalagi, kata Din Syamsuddin, Presiden terpilih Prabowo Subianto telah menyatakan sikap untuk membantu rakyat Palestina dalam merdeka.
"Karenanya kita mendukung sikap (Prabowo) yang merupakan konsistensi daripada sikap Indonesia agar tidak hanya menjadi sekadar janji. Tetapi benar-benar diusahakan dan diperjuangkan maksimal untuk bisa diwujudkan," kata Din Syamsuddin.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa masyarakat yang nantinya akan turun ke jalan dalam mendukung aksi bela Palestina merupakan bagian dari peradaban agar manusia bisa terselamatkan.
Menurutnya, jika Israel terus dibiarkan dengan segala aksi kejahatan kemanusiaan nantinya tidak ada lagi yang tersisa. Pasalnya, baik Hukum Internasional, Keputusan PBB, HAM bahkan media telah diabaikan Israel..
"Bila ini dibiarkan maka dunia akan kembali pada era sebelum peradaban, era jahiliah, era hukum rimba. Dan itu tidak boleh terjadi," ujar Din mengingatkan.
Karenanya Din berharap, masyarakat yang peduli dengan perempuan, masalah anak dan HAM untuk turut menyukseskan aksi bela Palestina tersebut.
"Ini sebagai bukti bahwa kita memang mencintai HAM, mencintai perempuan dan anak, mencintai profesi media, pihak yang merupakan korban kejahatan luar biasa dari Israel," ujarnya seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Heru Lianto, Rabu (5/6).
Perlu diketahui, Aksi Rakyat Bela Palestina kali ini nantinya akan dihadiri 100 ribu massa pada Minggu (9/6) pukul pukul 15.30 WIB.
Kegiatan akan berlangsung di tiga titik di kawasan Jakarta Pusat, Minggu (9/6) pagi. Ketiga titik tersebut adalah Bundaran Hotel Indonesia, Kedubes Amerika Serikat dan Patung Kuda.
"Kita akan mengadakan aksi besar Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina dan kita harapkan tidak kurang dari 100 ribu peserta akan hadir," pungkasnya.